Home > Aremania > Benarkah yg selama ini dekat adalah Sahabat terbaikmu..?

Benarkah yg selama ini dekat adalah Sahabat terbaikmu..?

Markas Aremania Samarinda

Markas Aremania Samarinda

Sahabat adalah orang yang sungguh peduli dan menyayangi sekaligus dapat berperan mengingatkan. Ia bisa jadi orangtua kita, guru, teman, atau yang lain. Bersyukurlah yang punya sahabat nyata seperti itu, sahabat adalah orang-orang yang terikat secara psikologis keberadaannya. Dia bukan hanya hadir didekat kita tetapi juga hadir dalam hati, dan terkadang kehadirannya absen didekat kita, tetapi tetap hadir dihati. Kata pepatah “Jauh dimata dekat dihati”. Itulah sahabat. Mungkin beberapa orang memiliki defenisi yang berbeda. Akan Tetapi kita akan sepakat bahwa sahabat itu tertulis dan terkenang dalam hati, bukan sekedar hadir dalam kehidupan sehari-hari dalam penampakan fisik. Dia memiliki sikap empati yang lebih dalam jika dibandingkan dengan orang lain.

Siapa-siapa sajakah sahabat kita selama ini? Apakah mereka yang biasa bersama kita, apakah mereka yang membagi dukanya dengan kita dan kita larut serta untuk merasakannya kemudian tergugah membantu mereka dengan tulus? Atau mereka yang membantu kita dalam berbagai kesempatan, kemungkinan sangat sulit diketahui siapa-siapa saja mereka yang pantas dikatakan sahabat sejati, karena dia adalah urusan yang sifatnya personal dan boleh jadi orang yang kita benci selama ini, adalah sahabat sejati yang sebenarnya, tetapi belum menampakkan sisi dan dirinya secara fisik serta boleh jadi juga sahabat sejati yang kita anggap selama ini adalah duri dalam daging yang tak kita sadari keberadaannya. Karena pola dan perilakunya yang begitu empati pada kita selama ini.

Dalam berbagai pendapat dinyatakan bahwa kita dapat mengetahui sifat mereka yang sebenarnya kala kita dalam masalah ekstra yang butuh perhatian lebih. Sahabat sejati ada dikala kita bahagia ataupun sedih, dia akan ikut bahagia ataupun sedih melebihi rasa bahagia dan kesedihan orang lain disekitar kita. Dan jika mereka tak memiliki empati seperti itu, berarti keberadaan dia selama ini didekat kita hanyalah sebuah bayang-bayang ilusi

Dari situ timbul pertanyaan “Benarkah bahwa orang2 yg peduli dengan kita disaat kita terjatuh/terpuruk adalah orang2 yg tidak kita pedulikan sewaktu kita berada dipuncak kejayaan?”

Sahabat terkadang dapat berperan lebih di banding keluarga, sahabat adalah mau menerima seperti apapun kondisi kita. Sahabat tempat dimana kita mencurahkan isi hati, sahabat mau mendengarkan semua tentang keluh kesah isi hati. Sahabat adalah penyuntik semangat dikala kita terpuruk, sahabat tak pernah lelah memberi semangat.

Sahabat adalah buku, maka bacalah. Pelajarilah bagaimana kesetiaan sahabat anda terhadap diri anda, agar anda dapat menghargai dan tak pernah melupakan kesetiaan yang sahabat anda berikan kepada diri anda.

Sahabat adalah music, maka dengarkanlah. Dengarkan dan hayati semua nasihat yang sahabat anda berikan, terkadang sahabat memang cerewet namun kecerewetannyan itu adalah lagu yang harus anda dengarkan karna lagu itu nantinya akan membimbing anda menuju kehidupan yang sejahtera, jangan pernah merasa pusing dan tutup telinga dengan celotehan sahabat anda, karna sahabat sejati tak pernah tutup telinga mendengarkan keluh kesah anda.

Categories: Aremania
  1. mifla kei
    March 6, 2013 at 1:56 am

    mantebz tulisane ebes ali iki…sasaji

  2. ebez'e aaron
    April 11, 2015 at 10:00 pm

    Sahabat bagai kepompong sam..wkwkwkkw

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: