Home > Aremania > Apa yang kurang dengan AREMA FC

Apa yang kurang dengan AREMA FC

aremaKompetisi akbar Indonesia Super Liga selalu mempertontonkan banyak hal menarik. Keindahan teknik permainan, gol-gol spektakuler, kemenangan sensasional dan tentu juga kekalahan tak terduga. Semua menjadi mozaik warna-warni kejuaraan cabang olah raga yang paling popular sejagat raya ini, tak terkecuali juga kehadiran Pemain-pemain baru yang mengisi tim-tim liga ini.

Sesungguhnya, sepakbola tidak hanya masalah gol demi gol, atau penyelematan cemerlang sang penjaga gawang yang mengagumkan, atau tendangan penalty “cheep” ala pemain Italia, Firlo, yang mengecoh penjaga gawang Tim Nasional Inggris, Joe Hart. Sepakbola juga sarat dengan nilai-nilai. Ada nilai-nilai sportivitas, persahabatan, kebersamaan, kedewasaan bersikap, dan tak kalah menariknya tentang rivalitas supporter.

Sebelum kompetisi di mulai jauh-jauh hari berlomba-lomba untuk mendapatkan beberapa pemain yang di anggap bagus pada musim sebelumnya. Tak terkecuali AREMA yang banyak merekrut bintang-bintang musim lalu dengan harapan dapat membawa tim berjuluk Singo Edan ini bisa menjuarai kompetisi musim ini.

Disamping pemain-pemain yang musim lalu berada di tim ini Banyak juga pemain-pemain berkualitas di rekrut seperti Greg Nwokolo, Igbonevo, Egi Melgiansyah, Ridhuan, Saffe Salle, Yeriko, Gonzales dan masih banyak lagi.

Optimisme di apungkan, dimulai beberapa kejuaraan pra musim untuk menguji kemampuan tim seperti Trofeo Persija, IIC 2012, dan Piala Gubernur semuanya gagal, tapi hanya kompetisi pemanasan sebelum terjun langsung di Indonesia Super Liga.

Bola bundar memang. Tetapi masalahnya, sebelum kejuaraan dimulai, Arema digadang-gadang sebagai salah satu favorit juara. Dan mereka wajar jadi favorit, karena Arema adalah tim yang selama ini selalu menghuni papan atas, Dan bintang pun bertaburan di tim ini.

Memang awal musim di lalui Singo Edan dengan gemilang di dua pertandingan kandang Arema selalu memetik hasil maksimal bahkan Gonzales bertengger di daftar pencetak gol terbanyak. Tapi begitu menghadapi pertandingan tandang Arema mulai menghadapi kesulitan, bertandang ke markas Barito Putra Banjarmasin Arema serasa menghadapi tembok tebal untuk membobol gawang Barito, Begitu pula pertandingan Away kedua di kandang Persiba Balikpapan. Walaupun di dukung ribuan Aremania , Singo Edan di buat tak berdaya. Arema kesulitan untuk membuat gol, padahal Persiba saat ini banyak di tinggal Pemain-pemain bintangnya.

Walaupun Persiba banyak mengandalkan pemain-pemain muda mereka bisa menaklukkan Arema yang banyak didukung pemain Bintang, imbasnya setelah pulang ke Malang banyak insiden pelemparan telor dan tomat ke arah bis yang membawa tim ini.

Pertanyaannya kenapa Singo Edan seolah-olah tidak garang, apakah lantaran banyak pemain Bintang seolah-olah mereka merasa yang paling bagus,..atau Pelatih yang kurang bisa menyatukan para pemain. Pelatih minta waktu untuk perbaikan terus sampai kapan ?, kita sebagi Aremania cuma bisa berharap supaya perbaikan bisa segera tercapai, di samping itu kita sebagai Aremania akan selalu mendukung apapun kondisi tim. Itu Pasti

KT 5454 JI

Categories: Aremania
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: