Home > Aremania > Memori Tragedi Mandala Krida Jogjakarta

Memori Tragedi Mandala Krida Jogjakarta

gambar di ambil dari google

Jare wong Bule bulan Februari adalah hari kasih sayang,…mosok, tidak demikian dengan apa yang saya alami, sek tak iling-ilinge ker, kalau ga salah ayas berangkat ke Jogja waktu itu naik kereta api atau spoor jare wong Ngalam. Kami berangkat ber lima, ayas, donny, ipul (Aremania Banjarmasin), Nyoto (Aremania Balikpapan…tapi waktu iku durung deklarasi…) dan Rudi juga dari Balikpapan. (Nyoto dan Rudi Berangkat dari Balikpapan bersama-sam ayas naik Kapal Kambuna kalau ga salah).

Sesampai di Stasiun Prambanan tanggal 13 Februari ayas bersama nawak2 memang berangkat duluan sekalian jalan-jalan alias uklam-uklam. Waktu itu ayas uklam2 di temeni anak Jogja teman dari Rudi yang kebetulan juga idrek di Balikpapan. Bahkan kami menginap semalam di rumahnya ( lek ga salah jenenge Kuswanto arek iki pendukunge PSIM). Padahal sebelum kejadian di Jogja aman2 ae, sebab kami malamnya juga sempat ngopi bareng karo arek2 Jogja, bahkan kami juga di temani sampai besoknya.

Esok harinya kami berangkat menuju Stadion masih di temani arek Jogja tersebut. Setelah kami bertemu dengan rombongan Aremania kami berpisah. Seperti tanpa lelah teriak, kami bernyanyi lagu2 khas Aremania -yang jadi kebanggan kami karena waktu itu tidak banyak  supporter yang benar2 support dengan gerak dan lagu- selama mengantri masuk ke stadion. Waktu itu Aremania ditempatkan di tribun VIP, karena harga tiket VIP di Mandala Krida waktu itu –kalau tidak salah- sama atau lebih murah dibanding dengan tiket ekonomi stadion Gajayana. Kami masuk dengan tertib, kami menunggu kick-off babak pertama dengan setia.

Awal kejadian, Terjadi keributan antar pemain dan wasit kurang tegas dalam mengambil keputusan. Yang ayas ingat pada waktu itu salah seorang pemain Arema memukul Official PSIM hingga jatuh. Kejadian ini memicu amarah penonton dan pertandingan sempat di hentikan beberapa kali. Bahkan kalau ngga salah pertandingan di lanjutkan sampai jam 9 malam.

Pada waktu terjadi keributan antar pemain tidak disangka dari sisi timur stadion, seorang suporter PSIM masuk kelapangan dan memukul pemain Arema (ga iling sopo sing di lukup), dan dimulailah sebuah perkelahian saat suporter arema juga turun lapangan dan saling serang dengan suporter tuan rumah. Saat keributan salah seorang Supporter tuan rumah sempat mengambil Bendera kebesaran Aremania dan membakarnya.

Karena suasana panas yang tidak mereda, aparat lalu mengeluarkan suporter PSIM terlebih dahulu, alhasil Aremania terkurung dalam lapar dan gelap karena lampu Stadion Mandala Krida yang mulai dipadamkan. Dalam keadaan gelap kami sempat membuat tulisan “AREMA”, di Rumput Stadion dengan menggunakan potongan besi pagar Stadion dan lain2.

Di luar stadion, suporter PSIM semakin menggila, kami di lempari dari luar bahkan nawakku sempat kena batu nggak tau lemparan atau pake ketapel (boso jowone plintheng) bahkan sebuah bus (milik Aremania atau pemain Arema) dibakar massa di halaman stadion. Menurut cerita Kuswanto suasana begitu mencekam (dia cerita sewaktu di Balikpapan) Aparat kepolisian kewalahan menanganinya, masih menurut ceritanya (soale ayas ndek njero Stadion) waktu itu sampai ada polisi yang masuk-masuk kampung melarang masyarakat keluar rumah hingga situasi aman ( Sam kuswanto jare kolem ndek supporter PSIM tapi kadit kolem ngantemi/malah mikirne ayas karo nawak2 sing sempat nginep ndek hamure)
Akhirnya Sri Sultan HB X pun turun tangan meredakan emosi Supporter, serta memberi makan nasi bungkus kepada Aremania yang masih terkurung di dalam stadion. Kalau ga salah waktu itu Subuh kami dipulangkan dengan sisa bus yang ada dan beberapa truk polisi hingga stasiun prambanan. Dan dari sana dinaikkan kereta barang menuju Kota Malang. Sampai sekarang suporter PSIM belum pernah bertemu lagi dengan suporter Arema, meski sekitar tahun 2006/07 pernah bertemu, tetapi sepakat tidak saling mengirimkan suporter. Semoga kejadian ini tidak menimbulkan dendam yang berkepanjangan, masalah di tengah lapangan adalah tanggung jawab panpel dan Official itu sendiri, karena kalau kita ikut2an bertindak bukan masalah akan selesai malah sebaliknya akan menjadi runyam.

Demikian sekilas pengalamanku, mungkin ada kekurangan atau kesalahan, karena dalam peristiwa ini ayas agak sedikit lupa kejadian pastinya. Nowus. Salam Satu Jiwa

Categories: Aremania
  1. Echan
    February 14, 2012 at 12:12 pm

    Mbois sam! umak Aremania saksi sejarah jatuh bangun klub & supporter, lek ayas pertama kali kolem tour pas kisruh ndek Sidoarjo karna provokasi kenob. Memorable! S1J

  2. February 14, 2012 at 12:43 pm

    suporter PSIM pancen Anarkis kok….. gaweane ribut n golek masalah…. Saiki sesama suporter PSIM we do tawuran dewe2… >.<

    • February 14, 2012 at 2:50 pm

      biasa ancene sek golek jati diri,…mugo2 kedepane iso kompak. Demi Indonesia ( Tapi bukan PSSI )

  3. Anonymous
    February 14, 2012 at 2:41 pm

    aku kolem sam. .bagian dr cerita diatas. .

  4. February 14, 2012 at 2:51 pm

    Seru dan mencekam yo sam

  5. Joe
    February 14, 2012 at 4:06 pm

    Aremania Mantabz,,,,,,,,,,

  6. Alfan
    February 14, 2012 at 4:36 pm

    Kejadian yg ga trlupakan… Waktu itu qmsh kerja diBali nekat brngkt kejogja sndirian,dngn satu kata yg brarti tiga kata AREMA (Aku Rela Mati)

    • February 14, 2012 at 4:38 pm

      salut gawe umak, iku jiwa2 seorang Aremania Sejati

  7. tyo echo
    February 14, 2012 at 7:03 pm

    ker waktu iku ayas yo pdo kro pean ,,,,, untung aj kta d bri pNJAng umur am allah swt. yg paling ayas ingat kekompakan aremania n perjuangan almarhum sam surtato . nuwus sam moga beliu d tempatkan di surga n di trima oleh allah swt ….. amiennnn from jalur gaza sasaji

    • February 15, 2012 at 9:42 am

      Cak Sur memang legenda bagi Aremania, loyalitas dan perjuangannya patut kita contoh…amiiin

  8. metal brigade
    June 12, 2012 at 4:07 pm

    cak…cak..ker..ker…suporter kok dikawal polisi…ngono iku ojok ngarani awakmu suporter opomane sing sirag sarek…pantese awakmu kabeh iku dadi cheerleaders…gak ngono tah…sampek saiki ayo totoan piro??? awakmu wani ta, metu kandang secara liar koyok aku bonek…gak kiro wani cok jancok….senenganmu numpak bis apik2an,mbois2an antar korwil…dikawal polisi koyok arek TK karnaval….ayo liar cak …tak tantang koen…
    ket jaman perserikatan…psis musuh persebaya…ke jakarta aku lalui…trus jaman skrg lamongan aku lewati…solo aku hadapi…tanpa takut tanpa meminta kawalan…tipu muslihat dan akal licikmu yg buat lamongan solo memusuhi kami…trmasuk sidoarjo skrg….koen iku suporter ter….ter…ter…….terggggggggggaaaatheeel………

  9. metal brigade
    June 12, 2012 at 4:09 pm

    ojok sekalipun mbanggakno arema teko nang suroboyo th 96………koen ngerti lek gak onok tentarae DANDIMmu…isok matek kon nang kene….

  10. Anonymous
    October 31, 2012 at 10:28 pm

    sak akene metal brigade……koyok arek tk nantang2 kendel2an jare….yo lek kewan penggaweane ngesroh…koyok bonek….ngisruh kok bangga…….yo lek lek koen suporter kere……g kuwat mbayar gawe ngawal….gawe mangan ae ngemis…..

  11. November 17, 2012 at 1:29 am

    metal brigade raimu pancen prawakan wong mlarat cok,.!! kami aremania,. bondho duwek,. gak koyok raimu,. paleng raimu lahir dek dolly,.?? mangkane kok gak duwe aturan,.ilingo cok,.bonek nekat sektas ae,.raimu dorong nekat dek malang wez nekat,. aku tour gresik tahun 2000 numpak sepor dek nduwor modon pasar turi yo ganok seng wani mbalangi,.waktu iku aremania carter 12 gerbong atas bawah penuh dengan aremania,.tapi aku gak koyok raimu narget wong dodol sego,.raimu takon o wong dodol dek pasar turi,.iki sejarah,.kapan2 raimu lek tour nang kediri nyobak o numpak sepur lewat malang,.,.wani ta raimu,.ojok mangap ae cangkemu cok,.,.,.tapi emboh mane lek gak wani,.tapi mulai mbiyen cangkeme boyo pancen omboh,.BUAYA EMANG BERMULUT BESAR

  12. April 11, 2013 at 5:18 pm

    , Semoga kadit terulang kembali sam !

  13. February 2, 2014 at 5:16 am

    Hwkko coukt I owfwowncw meny of ohw infoomeoion bwceutw of ohit wnooy wetiky kink beck oo you?

  14. Anonymous
    April 24, 2014 at 12:30 pm

    wah dadi eleng lampu stadion dipateni trus dengklek tribun di obong jaaaann sweet memories

  15. Anonymous
    May 20, 2014 at 1:58 pm

    #psim

  16. Anonymous
    May 20, 2014 at 1:59 pm

    salam damai istimewa brajamusti aremania the jack mania!

  17. Anonymous
    May 22, 2014 at 9:15 am

    Salam damai dari kami *KALONG MANIA PEKALONGAN
    *KALONG MANIA PERANTAUAN(KALONG RANTAU)

  18. April 4, 2015 at 11:51 pm

    wow.. ini kejadian udah lama banget tahun 2002 atau 2003 kalo ga salah.. Aremania dikejar2 sampe nyasar ke Arah Tugu.

  19. rebok
    November 9, 2016 at 9:20 pm

    sek eleng aku gan..
    tulisan AREMA ono sebelah gawang kidol
    mbek alat2 olahraga mbek arek di tokno kabeh

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: