Home > Obyek Wisata Borneo > Penangkaran Buaya Tritip (Wisata Balikpapan Bag 2)

Penangkaran Buaya Tritip (Wisata Balikpapan Bag 2)

Penangkaran Buaya ini terletak di Kelurahan Teritip dengan luas areal 5 ha. Jumlah buaya yang ada di penangkaran iniberjumlah 3.000 ekor yang terdiri dari tiga macam jenis, yaitu Buaya Muara, Buaya Supit dan Buaya Air Tawar.Tempat ini terbuka untuk umum setiap hari dari pukul 08.00 – 17.00. Lokasi ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua atau empat, juga dengan kendaraan umum yaitu angkutan kota No. 7 dengan jarak 27 km dari pusat kota Balikpapan.

Menuju Desa Teritip, anda bisa menggunakan mobil dari kota Balikpapan dengan perjalanan selama 30 menit. Sedangkan bila anda langsung berangkat dari Bandara, waktu tempuhnya hanya 20 menit. Mobil pribadi, taksi bandara, maupun angkutan kota lainnya, dapat mengantarkan wisatawan domestik dan mancanegara ke sana setiap saat. Apalagi penangkaran ini buka setiap hari dari senin hingga minggu.

Penangkaran Buaya yang dikelola oleh CV. Raya ini terletak di Kelurahan Teritip, kira-kira dapat ditempuh dalam waktu 30 menit dari pusat Kota Balikpapan, atau 20 menit dari bandara Sepinggan. Jalan yang merupakan akses menuju areal seluas 5 hektare ini pun persis berada di depan kantor Kelurahan Teritip.

 Jumlah buaya yang ada di penangkaran ini berjumlah ± 3.000 ekor yang terdiri dari tiga macam jenis, yaitu Buaya Muara, Buaya Supit dan Buaya Air Tawar. Tempat wisata ini merupakan salah satu ikon Kota Balikpapan.Dibuka untuk umum setiap hari dari pukul 08.00 – 17.00. Bagi para pengunjung diharapkan agar dapat menaati segala petunjuk keselamatan yang terdapat di areal penangkaran, mengingat meskipun buaya-buaya yang ada telah terbiasa menjadi tontonan, namun sebagaimana kodrat buaya, mereka tetap ganas. Namun jika ada di antara pengunjung yang memiliki nyali cukup besar, dapat pula meminta untuk difoto berbagai pose bersama buaya-buaya yang ada, dengan didampingi sang pawang, tentunya.

Pengunjung juga dapat langsung memberikan makan berupa ikan dan ayam hidup kepada buaya yang ditangkar. Momentum pada saat buaya buaya berebut makanan selalu menjadi hal yang menarik perhatian pengunjung. Kalau jadwal pemberian makanan buaya hanya dua kali dalam seminggu dan pengunjung bisa membeli satu ekor ayam seharga Rp. 10.000,- untuk kemudian langsung memberikan makan buaya buaya yang ditangkar.

Perlu diingat bahwa meskipun namanya “Penangkaran Buaya” akan tetapi bukan hanya buaya yang dapat disaksikan di tempat ini. Terdapat pula satwa lain seperti ular dan gajah. Dan selain hewan-hewan tersebut, kawasan wisata ini juga menjual berbagai produk olahan dari buaya antara lain tangkur -salah satu bagian tubuh buaya yang dipercaya dapat meningkatkan vitalitas pria-, tas, dompet, serta ikat pinggang.

Categories: Obyek Wisata Borneo
  1. August 5, 2014 at 8:12 pm

    Banyak amat tuh buaya?
    Jadi penasaran nih….
    langsung ke TKP!!!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: