Home > Aremania > Surat dari Mr. Oga untuk Aremania

Surat dari Mr. Oga untuk Aremania

Iseng-iseng Googling sambil nonton telepisi ayas mendapatkan tulisan seorang Supporter Klub Jepang (Kawasaki Frontale) seputar Aremania. Ayas dewe moco mrinding juga. Sebagai seorang Aremania (padahal baru setahun dadi Aremania)ayas merasa bangga sekali, ini nyata ungkapan dari seorang supporter lawan. Setelah saya Artikan dengan Google Translate kiro artine ngene (ojo di guyu lek salah, soale ayas cuman lulusan SD ker).Dear Aremania (sing ga tak Artikan…umak pasti lak itreng dewe_a)
Nama saya adalah Ogasawara, tetapi teman-teman saya biasa memanggil saya dengan nama Oga. Saya menjadi Suporter Kawasaki Frontale sejak tahun 2001. Pada saat itu Kawasaki bermain di Divisi 2. Itu adalah masa yang gelap buat Kawasaki. Tapi 2 tahun lalu Kawasaki promosi ke Divisi 1.

Tahun ini kami bermain di LCA. Ini adalah pertandingan internasional pertama kami. Hari ini saya akan berbicara mengenai sudut pandang Suporter Kawasaki Frontale untuk Aremania dan Pertandingan tersebut.

Kami mengikuti Official Tour termasuk 16 orang pengurus klub dan beberapa unofficial tour(buakn Pengurus Klub) pergi ke Malang dan Pelajar Jepang yang belajar di Indonesia datang ke Stadion. Jadi Kemungkinan 40-50 orang mensuporteri untuk Kawasaki Frontale.

Tour kami diikuti oleh orang-orang yang sebagian besar adalah pekerja kantoran. Mereka mengatur uang pembayaran dan mengambil liburan untuk pertandingan internasional pertama kami. Jadi silakan jangan berpikiran bahwa semua masyarakat Jepang adalah kaya(hahaha)

Kami terbang ke Surabaya dan pergi ke Malang menggunakan Bus. Dan tentu saja tanpa beristirahat. Saya mendengar bahwa mereka memiliki kemacetan lalu lintas yang sangat padat. jadi dalam tour ini kami harus membuat rencana untuk menghindari hal seperti itu. Kami tiba di Stadion sebelum pertandingan berjalan.

Kami sangat tertidur di Bis, dan hampir para suporter tidak dapat tertidur. Karena mereka melihat berbagai Budaya Indonesia dari jendela bis. saya telah pergi ke Indonesia selama 5 kali, tetapi menjadi suporter seperti ini adalah kunjungan pertama saya ke Indonesia.

Setelah kami pergi melewati Taman Safari, kami bertemu dengan beberapa Aremania yang mengendarai sepeda(motor). Kami pergi ke Stadion dan di suasana kota(Malang) menjadi berwarna biru

Saya merasa cukup bergairah, karena ini adalah Markas dari Arema. Saya tidak pernah melihat pemandangan seperti ini di Jepang. Kamu tahu, Sepakbola bukanlah olahraga nomor satu di Jepang. Saya membayangkan bahwa permainan ini akan menjadi keras/kuat.

Sebelum kami mengunjungi Stadion kami makan siang dulu di Restoran Tugu di malang. Rasa makanan ini sungguh enak dan interiornya sangat baik. Sebenarnya, makanan kami Singapura sangat buruk. Rasa ikannya cukup gila(?) dan supnya tidak cukup panas.

Setelah makan siang kami merasa terkejut ketika polisi memandu bus kami. kami merasa memiliki gairah dan berkata “Ini adalah pertandingan internasional” dan banyak masyarakat di Malang yang memberikan senyum yang bagus.

Kamu mungkin tahu bahwa beberapa suporter Kawasaki takut kepada orang Indonesia. Karena Persikmania melempari Suporter Yokohama Marinos dengan Botol dan Batu. Macs-man mencuri bendera dan banner kami di LCA.

Tetapi Aremania tidak. Mereka melempar senyum dan mencuri hati kami. Ini adalah pemandangan yang bagus. Sepakbola di Eropa adalah bagian dari “kekerasan”, kami respek kepada tiap team dan suporter lainnya.

Saya yakin Masyarakat Malang memiliki “Semangat bagus Masyarakat Jepang terdahulu”. Kota ini tidak cukup besartetapi masyarakatnya memiliki kebanggan/rasa harga diri dan sejarah. Jadi masyarakat Malang memiliki senyum dan kami menemukan banyak anak-anak memakai kaus, jersey dari tim Arema.

Saya menganggap J-League adalah Liga terbaik untuk anak-anak, tetapi saya merubah pemikiran saya. Jika anak-anak datang ke stadion mereka akan datang pada saat sudah dewasa anak mereka pergi ke stadion juga.

Budaya Sepakbola akan terlihat seperti itu. J-League berumur 15 tahun lamanya dan saya respek terhadap Arema dan kebudayaan Malang.

Opini Supporter Kawasaki untuk Aremania

Semua Suporter Kawasaki puas dengan keramahtamahan Aremania, dan Aremania itu sangat terorganisasi. Kami tidak dapat menemukan suara(yel-yel) Aremania sukup besar. Tanpa atap stadion, suara suporter akan menghilang. Tetapi Suara Aremania cukup besar. Aremania memiliki kekuatan dan tidak digunakan untuk merusak. Banyak Suporter Kawasaki respek terhadap Aremania.

Tetapi saya yakin, hadiah terbaik untuk Suporter Kawasaki adalah “Bentuk/Suara Aremania yang besar”. Itu adalah Pertandingan Internasional.

Opini Suporter Kawasaki untuk Pertandingan(tersebut)

Pada saat Kawasaki mencetak skor dalam 55 detik. Kami yakin jika kami bisa menang 5-0, tetapi ini hanyalah prediksi. Setelah itu, pada babak pertama tidak cukup bagus untuk kawasaki, Kemungkinan Kawasaki cukup kelelahan karena perjalanan panjang dan tidak fit ketika di lapangan, beberapa pemain tidak dapat bermain seperti biasanya.

Suporter Kawasaki tertarik dengan pemain bernomor punggung 21(Patricio Morales). Pergerakannya cukup cepat dan ini menimpulkan problem tersendiri buat Kawasaki di sisi kiri. Beberapa Suporter Kawasaki berkata jika dia dapat bermain di J-League. Pemain Favorit saya Ellie Aibly terlihat sangat bagus di babak pertama, tetapi ketika waktu berjalan dia tidak dapat bergerak lagi dan lagi..

Arema bermain tidak buruk, dan para pemain tahu tiap pemain memiliki tugas lain. Saya telah melihat beberapa Tim Liga Indonesia seperti Persija, Persik, PSM, tetapi Arema adalah tim dengan organisasi terbaik. Terutama bermain di tengah cukup bagus. Itu adalah pertandingan yang sangat bagus. Di babak kedua kami dapat mencetak skor lebih dari 2 gol. Arema terlihat kelelahan sehingga mereka tidak dapat menekan Kawasaki lagi.

Opini Pribadi

Permainan ini adalah impian saya dan impian saya yang akan datang. Saya telah melihat Suporter terbaik tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia. Aremania sangat bersahabat dan Kota Malang sangat indah. Itu adalah memori terbaik dalam hidup saya. Saya akan datang kembali untuk melihat Liga Indonesia kapan-kapan.

Pihak kawasaki memiliki kekhawatiran kecil mengenai keamanan, tetapi saya yakin jika hal ini akan hilang karena Aremania respek kepada kita dan kita respek kepada mereka juga.

Hanya satu yang membuat saya kecewa terhadap Aremania pada saat masyarakat balik pulang sebelum pertandingan ber**. Di dalam sepakbola 1 menit dapat membuat 1 gol. Jadi Suporter jangan pernah meninggalkan(Stadion). Jika kita meninggalkan(Stadion) SIAPA YANG AKAN MENDUKUNG TIM? Tim Liga Indonesia(Suporter) cenderung meninggalkan Stadion ketika kalah(Tentu saja Arema tidak). Ini harus ditubah dan Suporter dapat membantu Tim.

Kata terakhir untuk Semua Aremania dari Suporter Kawasaki
DOMO ARIGATO! Terima-Kasih

Sumber :

http://ligaindonesia.com/forums/viewtopic.php?t=10878

Categories: Aremania
  1. November 2, 2011 at 2:08 am

    Manteeep temen Ker!

    • November 2, 2011 at 7:58 am

      iki nyata ker pengakuan dari dunia luar. Mugo2 dengan adanya pengakuan ini. tidak menjadikan kita besar kepala alias sombong, tapi menjadikan ini sebagai tambahan motivasi kita untuk menjadi lebih baik lagi

  2. alex arema borneo
    November 2, 2011 at 10:58 am

    wau,,, kie nggarai ati merinding,,, i like it,,,

    • November 2, 2011 at 12:47 pm

      mrinding kabeh opo thithik lex. Yo iki asline aremania

  3. Arkan Aremania Sangatta
    November 2, 2011 at 12:11 pm

    Kebetulan iki sam, ayas pas wkt iku tail lngsng d gajayana. Dan itu lah wkt pertama kali ayas dkg langsng ke stadion, ayas iki asline la aremania anyaran a. Maklum, dulu ancene karo ebes memes gk oleh ladub polae grg idrek.

    Pada wkt iku kalo gk slh thn 2007 bln n tgl e lali.
    Ancene respect e supporter kawasaki frontale pertama se wedi. Gk pati wani mbengok”.
    Tp setelah AREMANIA MENYANYIKAN LAGU
    AREMA..
    INDONESIA..
    ARIGATO…

    Mereka langsng bersemangat u/ menyambut n membalas yel2 AREMANIA.
    Tp mereka berkata apa ayas gk begitu dngar. Soale mereka dtg gk begitu banyak anggota. Jd mklm lah suarane halak ma suara AREMANIA sak mono akeh e. Itreng dewe lek arek2 kadong mbengok. Bledeg ae halak. Hehehe

    Mereka kelihatan nya se jg gk smbng. Kodew jepang sng mbois mening n komes gk segan n tkt d ajak fto brg ma AREMANIA. Yg notabene wajah2 darurat. Hehehe

    Bodoh ku knp dulu gk saling tukar syal. Mklum lah ayas baru pertama kali masuk stadion, jd gk duwe pengalaman babar blas.

    Ws ngunu ae sam,
    Sekian n terima kasih
    SALAM SATU JIWA.

    • November 2, 2011 at 12:49 pm

      ya itu kadang2 orang yang mengatakan kalau Aremania brutal itu karena mereka ga pernah membuktikan sendiri. Berarti waktu iku umak sek di tuntun ebes…karo nangis njaluk es yo hahahaha pizzz. Sasaji

      • Arkan Aremania Sangatta
        November 3, 2011 at 7:55 am

        Sek d gendong sam.
        Hehehe

        Intinya mereka itu sangat puas dgn sambutan AREMANIA. Yg tdk pernah mereka dapat kan d tmpt lain d indo. Opo maneh dk tggo sblh kulon e awak dwe.

        KT 5454 JI

  4. Anonymous
    November 2, 2011 at 2:21 pm

    hahaha iyo ker sampek enek seng kesasar nek isor skor mbek arek2 d cekoki vodka jare wong jepang minumane edan tnan..

    • November 2, 2011 at 3:18 pm

      dudu singone ae sing edan..kuabeh lek wis ndek njero Stadion bakalan edan kabeh. Edan tapi sopan ker.

  5. November 3, 2011 at 9:05 am

    Arkan> Kulone Awak_e Dewe sing ndek sanding Kali iku_a. Mudah2an akan menjadi contoh baik bagi kita semua. Bahwa Sepakbola itu bukan hanya kalah dan menang.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: