Home > Arema > Maraknya 2 Kubu di Persepakbolaan Indonesia

Maraknya 2 Kubu di Persepakbolaan Indonesia

Kalau kita membaca berita-berita di media massa, internet dan melihat tayangan televisi kadang2 aku berpikir terbuat dari apa sih orang2 PSSI itu. Sekarang ini berita yang lagi hangat bahkan panas sepanas kompor di pagi hari, tentang jadwal Liga Indonesia yang amburadul. Ada sebagian tim yang bertanding 2 hari berturut-turut. Bahkan ada tim yang sehari sampai bertanding 2 kali. Apa mungkin mampu pemain? Walaupun pemain tersebut makan doping sekarung tetep aja tidak bakalan mampu.Melihat kondisi sekarang ini saya jadi berpikir sampai kapan sepak bola kita akan maju, sekarang ini malah muncul 2 kubu. Entah itu klub yang terpecah menjadi 2, atau liga yang sebentar lagi juga terpecah menjadi 2 bahkan dari exco sendiri juga menjadi 2 kubu. Tapi nyatane bal2an iku ancene 2 kubu. Lha lek bal2an iku cuman 1 kubu lha musu_e sopo ker.

Sekarang ini tinggal mencari wasit untuk menjadi pengadil antar 2 kubu ini, trus kiro2 sopo sing pantes dadi wasite. Sebab kita tahu dulu waktu jamannya Nurdin Halid ada yang menengahi malah di tuduh yang tidak-tidak. Dibilang ada kepentingan inilah, kepentingan itulah wis mboh ora ngerti.

Mungkin ini hanya sekedar keinginan atau unek2 di hai ayas. Seumpama atau umpomone ada pihak luar ingin menjadi penengah kira2 apalagi yang dituduhkan pada orang itu. Sebab kalau saya melihat konflik ini akan selalu terulang, Misal sekarang ini yang menamakan diri K-14 apakah yakin bisa memperbaiki kondisi sepak bola kita. Dulu ada Pak De Aripin Panigoro yang ingin memperbaiki perse_bal2an Indonesia  dengan menggelontorkan dana segar ke klub2 yang mau bergabung dengan LPI. Dengan program2 jangka panjang yang nantinya bisa menjadikan klub tersebut menjadi klub yang profesional.

Ayas mikir ojir sak mono akehe di bagi-bagi, kiro2 opo ga ono maksud tertentu, secara akal sehat Pak De iku lak pengusaha, dengan menggelontorkan dana iku opo ga kepingin oleh untung. Omong kosong kalau ngga ingin mencari untung. Omong kosong kalau di bilang ingin memperbaiki PSSI. Kenyataanya sekarang Liganya juga cuman setengah aja berjalannya.

Sekarang ini terulang lagi dengan munculnya kelompok 14 atau K-14. Aduh opo maneh iki. lha lek rebutan ngene terus kapan majune Bal-balan Indonesia iki. Mungkin ini saatnya semua Supporter Indonesia Bersatu demi perbaikan Sepak Bola Nasional. Jangan ada lagi ada Supporter yang mau di jadikan kendaraan kedua kubu tersebut. Bagaimana caranya, kalau menurut ayas di adakan pertemuan atau apalah namanya yang di wakili oleh dedengkot2 supporter klub2 yang ada di Indonesia.

Ini hanya sekedar unek2 di dalam hati, daripada saya pendam jadi penyakit alias kentut mendingan tak tulis di sini. Ate crito ga ono sing di ajak crito. mugo2 lewat kene ono solusi teko kawan2, teman2, dulur2, nawak2, konco2, kawal2, kabeh alias semuanya. Sing osi di ajak rembug_an alias musyawaroh . Tentunya sing seneng bal-balan alias sepak bola.

Demikian unek2 saya. Bila ada kata2 atau tulisan yang kurang berkenan silakan di kritik dan diberikan perbaikan, Terima kasih. Salam Supporter Indonesia Bersatu (ABO)

Categories: Arema
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: